Suasana di Desa Pasirlangu, Cisarua, masih mencekam. Sabtu dini hari (24/1), tepatnya pukul 02.30 WIB, tanah longsor tiba-tiba menerjang. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung turun ke lokasi bencana untuk melihat sendiri dampaknya. Ia pun langsung mengambil keputusan tegas: warga yang rumahnya di zona rawan itu harus direlokasi. Tidak boleh lagi ada bangunan di sana.
“Enggak boleh lagi ada bangunan rumah di sana,” tegas Dedi saat meninjau lokasi.
Keputusan itu, menurutnya, demi keselamatan warga sekaligus agar fokus pemulihan bencana bisa maksimal. Pencarian korban yang masih tertimbun material longsor jadi prioritas utama.
“Sehingga kita akan fokus me-recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun,” ucapnya.
Nah, untuk membantu warga yang harus mengungsi, pemerintah daerah menyiapkan bantuan tunai. Besarannya Rp 10 juta per keluarga. Uang itu dimaksudkan untuk biaya mengontrak tempat tinggal sementara dan bekal hidup selama dua bulan ke depan.
Artikel Terkait
Tim SAR Siap Lanjutkan Pencarian di Gunung Burangrang, Modifikasi Cuaca Digelar
Meninggal di Usia 26, Lula Lahfah Jadi Korban Silent Killer Henti Jantung
Tito Karnavian Buka Huntara di Agam, Desak Data Korban Segera Diselesaikan
Prabowo di Davos: Diplomasi Ekonomi dan Langkah Berani di Panggung Retak