Dini hari yang gelap itu berubah menjadi mimpi buruk bagi warga Desa Pasirlangu. Tanah longsor tiba-tiba menerjang, tepatnya di Kampung Babakan Cibudah, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Sabtu (24/1), didorong oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut tanpa henti.
Korban jiwa berjatuhan. Menurut data terbaru dari BPBD Jawa Barat, setidaknya 10 orang meninggal dunia dalam tragedi ini. Rinciannya, delapan korban berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda di Desa Pasirlangu. Dua korban lainnya ditemukan di kampung berbeda, yaitu Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.
Namun begitu, kepiluan belum berakhir. Pencarian masih terus digalakkan untuk 82 orang lainnya yang hingga saat ini dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan berjibaku di lokasi, meski cuaca ekstrem kerap menghambat upaya mereka.
Dari sisi kepolisian, proses identifikasi korban tengah berjalan dengan hati-hati. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, memberikan penjelasan terkininya.
"Saat ini ada 10 kantong jenazah di pos DVI yang sedang diproses," ujarnya.
Artikel Terkait
Tim SAR Siap Lanjutkan Pencarian di Gunung Burangrang, Modifikasi Cuaca Digelar
Meninggal di Usia 26, Lula Lahfah Jadi Korban Silent Killer Henti Jantung
Tito Karnavian Buka Huntara di Agam, Desak Data Korban Segera Diselesaikan
Prabowo di Davos: Diplomasi Ekonomi dan Langkah Berani di Panggung Retak