Spontan, tepuk tangan riuh menggema di dalam masjid yang jadi tempat berteduh itu. Wajah-wajah yang sempat muram pun mulai cerah.
Usai meninjau kondisi pengungsi, Pramono memberikan penjelasan kepada awak media. Menurutnya, permintaan warga untuk mempercepat penyurutan air sudah direspons. "Mereka minta bantuan mengurangi volume air, yang sebenarnya sudah mulai turun juga. Nah, tadi saya sudah perintahkan ke Kepala SDA untuk menambah pompa," ujarnya.
Dia melanjutkan, "Alhamdulillah sekarang sudah ada tambahan kurang lebih empat pompa. Jadi total di sini sudah tujuh unit beroperasi."
Di lapangan, kondisi genangan ternyata tidak merata. Kalau kita lihat di Jalan Darma Wanita, air masih cukup dalam kira-kira setinggi paha orang dewasa, atau sekitar 40 hingga 50 sentimeter. Tapi, coba geser ke Jalan Marga Jaya, situasinya agak berbeda. Air di sana hanya sebatas bawah lutut, mungkin sekitar 20-30 cm saja. Perbedaannya cukup mencolok.
Artikel Terkait
Trump dan Dewan Perdamaian: Ambisi Pribadi atau Ancaman bagi Tata Dunia?
Sugiono Tegaskan Netralitas Indonesia di Tengah Isu Aneksasi Greenland
Tanah Longsor Dini Hari di Bandung Barat Tewaskan Delapan Jiwa, 82 Orang Masih Dicari
Petugas Haji 2026 Ditempa Jalan Kaki 7,5 Km, Persiapan Hadapi Rute 25 Kilometer di Tanah Suci