Namun begitu, proyek ini sebenarnya bukan hal baru. Pramono mengakui, upaya serupa sempat mandek lantaran ada penolakan dari sebagian warga. Tapi situasinya kini berubah. Banjir yang datang bertubi-tubi dalam dua pekan terakhir rupanya mengubah persepsi banyak orang.
Ia lalu menyebutkan fakta yang mencengangkan. Lebar sungai yang seharusnya mencapai 15-20 meter, kini menyusut drastis.
Di sisi lain, targetnya jelas: mengurangi banjir di Kelapa Gading dan sekelilingnya. Untuk mempercepat langkah, rapat persiapan akan digelar mulai pekan depan.
Jadi, setelah bertahun-tahun terbengkalai, nasib Kali Cakung Lama akhirnya mendapat perhatian serius. Warga pun menunggu hasilnya, berharap genangan air tak lagi jadi langganan setiap kali hujan deras mengguyur ibu kota.
Artikel Terkait
Kedaulatan Rakyat Dibajak, Parlemen Jalanan Jadi Senjata Terakhir
Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Jember, Tak Ada Laporan Kerusakan
Bottleneck Kali Cakung Lama, Gubernur Pramono Anung Buru Solusi Banjir Jakarta
Genangan di Daan Mogot Surut, Lalu Lintas Masih Tersendat