Dari Warisan Sejarah ke Istana: Kisah Latifa al-Droubi, Ibu Negara Suriah

- Jumat, 23 Januari 2026 | 07:40 WIB
Dari Warisan Sejarah ke Istana: Kisah Latifa al-Droubi, Ibu Negara Suriah

Dari sisi pendidikan, Latifa memegang gelar Master dalam bidang Bahasa dan Sastra Arab. Sebuah momen yang cukup mencuri perhatian terjadi pada September 2025, ketika ia akhirnya menghadiri upacara wisudanya di Universitas Idlib. Yang membuat momen itu istimewa adalah kehadiran sang suami, Presiden Suriah, yang mendampinginya.

Sebagai Ibu Negara, peran publiknya mulai terlihat jelas. Penampilan internasional pertamanya terjadi pada Februari 2025. Saat itu, ia melakukan kunjungan resmi ke Arab Saudi untuk menjalankan umrah, dilanjutkan dengan pertemuan dengan Ibu Negara Turki, Emine Erdoğan. Dalam kapasitasnya, Latifa dilaporkan fokus pada isu-isu kemanusiaan, pemberdayaan perempuan, dan tentu saja, pendidikan.

Dari seorang wanita dengan latar belakang keluarga bersejarah, melalui fase kehidupan yang penuh kehati-hatian di masa sulit, hingga akhirnya tampil mewakili negaranya di panggung internasional. Itulah sekelumit kisah Latifa al-Droubi, yang kini menjalani peran barunya di tengah sorotan.


Halaman:

Komentar