Merespons hal ini, manajemen Persikaba tentu saja geram. Mereka tidak terima pemainnya menjadi korban aksi yang dinilai brutal.
Di sisi lain, respons dari pihak berwenang ternyata datang cepat dan sangat tegas. Hanya sehari setelah kejadian, Komdis PSSI Jawa Tengah sudah menggelar sidang.
Keputusannya? Kiper Raihan Alfariq dihukum larangan bermain seumur hidup. Sanksi ini diambil karena Komdis menilai ada unsur kesengajaan dalam tindakannya, sebuah pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan lawan. Selain larangan permanen, dia juga dikenai denda lima juta rupiah.
Pertandingan sendiri akhirnya berakhir imbang tanpa gol, 0-0. Namun, skor itu seolah tak ada artinya. Yang tertinggal hanyalah bayangan kelam tentang kekerasan di lapangan hijau. Sementara Rizal masih terus diawasi tim medis, menunggu memastikan tidak ada cedera dalam yang muncul belakangan.
Artikel Terkait
Genangan Lutut Masih Selimuti Daan Mogot, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Lain
Jakarta Siaga Awas, Hujan Ekstrem Diprediksi Berlanjut hingga Akhir Januari
Korban Terakhir Kecelakaan Maut Adamuz Akhirnya Ditemukan, Korban Tewas Genap 45 Jiwa
Prabowo di Davos: Tanpa Pendidikan yang Memadai, Negara Bisa Gagal