Merespons hal ini, manajemen Persikaba tentu saja geram. Mereka tidak terima pemainnya menjadi korban aksi yang dinilai brutal.
Di sisi lain, respons dari pihak berwenang ternyata datang cepat dan sangat tegas. Hanya sehari setelah kejadian, Komdis PSSI Jawa Tengah sudah menggelar sidang.
Keputusannya? Kiper Raihan Alfariq dihukum larangan bermain seumur hidup. Sanksi ini diambil karena Komdis menilai ada unsur kesengajaan dalam tindakannya, sebuah pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan lawan. Selain larangan permanen, dia juga dikenai denda lima juta rupiah.
Pertandingan sendiri akhirnya berakhir imbang tanpa gol, 0-0. Namun, skor itu seolah tak ada artinya. Yang tertinggal hanyalah bayangan kelam tentang kekerasan di lapangan hijau. Sementara Rizal masih terus diawasi tim medis, menunggu memastikan tidak ada cedera dalam yang muncul belakangan.
Artikel Terkait
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat
Umat Islam Surabaya Masuki 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Jadwal Imsak Hari Ini
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran