Misalnya, soal desakan agar KPK memanggil Menteri Sosial Gus Ipul. Itu terkait pengadaan laptop di Kemensos yang harganya disebut mencapai Rp33 miliar. Lalu ada juga izin tambang PT Position yang katanya dibekingi jenderal polisi aktif izin yang ia minta untuk dicabut.
Belum lagi soal anggaran Operasi Modifikasi Cuaca BPBD DKI. Angkanya melonjak drastis, dari Rp13,9 miliar di 2025 jadi Rp31 miliar di 2026. Menurut Uchok, kenaikan itu terasa janggal.
Di sisi lain, Uchok menilai teror paket ayam ini cuma aksi pengecut. Caranya yang penuh simbolisme jelas dimaksudkan untuk menakut-nakuti. Tapi, ancaman macam ini justru tak akan membuatnya diam.
“Perbuatan pengecut,” tegasnya.
“Mereka mau meneror supaya saya tidak banyak bicara.”
Niat itu, rupanya, sia-sia.
Artikel Terkait
Lima Tersangka Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar Ditahan Kejati Sulsel
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Perairan Barat Daya Lumajang
Indef: Harga Pangan Jelang Ramadhan Lebih Stabil, Pasar Energi Masih Bergejolak
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu, 12 Orang Diamankan