Heboh soal absensi Anwar Usman di Mahkamah Konstitusi akhirnya mendapat respons. Sang hakim konstitusi, yang belakangan disebut-sebut sebagai 'raja bolos sidang', buka suara menanggapi data dari Majelis Kehormatan MK (MKMK) yang mencatatnya sebagai yang paling sering absen sepanjang 2025.
Publik sempat penasaran. Selama ini, Anwar jarang sekali angkat bicara.
Namun begitu, setelah polemiknya makin melebar dan jadi sorotan nasional, ia memilih untuk menjelaskan. Kali ini, dengan membuka kondisi kesehatannya yang selama ini tak banyak terekspos.
“Yang tadinya saya bilang itu sakit, itu kan sejak Januari itu. Ya masih untunglah saya masih bisa bernapas,” ujar Anwar, seperti dikutip dari sejumlah media.
Ia menegaskan, ketidakhadirannya bukan soal malas atau lalai. Tapi lebih karena kondisi medisnya yang memburuk sejak awal tahun. Untuk membuktikannya, Anwar menunjukkan sederet obat yang harus ia telan setiap hari. Rutinitas pengobatan inilah, katanya, yang kerap membuatnya tak sanggup hadir di persidangan.
“Itu terus terang, jarang yang tahu bahwa saya itu tiap hari tiga kali sehari, bahkan ada yang empat kali untuk minum obat,” tambahnya.
Pernyataan ini meluncur tak lama setelah MKMK memberi peringatan resmi terkait catatan kehadirannya yang buruk. Julukan 'raja bolos' pun melekat. Anwar berusaha meluruskan. Menurutnya, setiap ketidakhadiran sudah dilaporkan dengan prosedur yang benar, bukan bentuk pengabaian tugas.
Di sisi lain, kemunculannya setelah lama bungkam memantik beragam tanggapan. Ada yang merasa klarifikasi semacam ini penting untuk transparansi lembaga peradilan. Tapi tak sedikit juga yang meminta MK memberikan penjelasan lebih detail. Soal mekanisme pengawasan kehadiran hakim, misalnya, agar kejadian serupa tidak terulang.
Kini, bola ada di pihak MK. Sementara Anwar Usman tetap berusaha menjalani tugas di tengah kondisi kesehatannya yang tak kunjung prima.
Artikel Terkait
Purbaya Bantah Isu APBN Hanya Rp120 Triliun, Tegaskan Kas Negara Masih Aman
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Usai Kalahkan Gresik Petrokimia 3-0
Mustamin Raga Jabat Posisi Baru di Gowa, Publik Harapkan Tata Kelola Pemerintahan Lebih Transparan
Nelayan Temukan Satu Kilogram Sabu Terdampar di Pesisir Pangkep, Polisi Selidiki Jaringan Narkoba