ujarnya lega.
Namun begitu, dua pelajar tetap mengalami luka-luka. Huda, yang kondisinya paling parah, harus segera dilarikan ke rumah sakit. Sementara Dede mendapat luka ringan namun masih memerlukan empat jahitan di bagian kaki dan pinggang.
Mardiansyah juga menambahkan, jembatan itu sebenarnya adalah akses vital warga. "Kerap digunakan untuk aktivitas sehari-hari," jelasnya. Bagi para pelajar, jembatan itu adalah jalan alternatif yang praktis.
Sayangnya, usia dan perawatan yang minim membuat strukturnya rapuh. "Penyebab ambruknya diduga karena kondisi jembatan yang sudah rusak berat dan berkarat," tandas Mardiansyah, mengulangi kekhawatiran yang sama.
Kejadian ini menyisakan pertanyaan tentang keamanan infrastruktur di daerah tersebut. Sebuah jembatan yang sehari-hari dipakai ratusan orang, ternyata menyimpan bahaya yang nyaris tak terlihat.
Artikel Terkait
Chelsea Tumbangkan Wrexham 4-2 dalam Laga Sengit Perempat Final Piala FA
FC Groningen Kalahkan Ajax Amsterdam 3-1 dalam Kejutan Eredivisie
Imbang 3-3, PSM Makassar Tersendat di Posisi 13 Liga 1
Malut United dan PSM Makassar Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Penuh VAR