Siang itu, Rabu (21/1), sebuah jembatan gantung di Kecamatan Malingping, Lebak, tiba-tiba ambruk. Jembatan yang jadi penghubung antara Desa Cilangkap dan Desa Senanghati itu roboh tepat saat lima pelajar SMP Negeri 3 Wanasalam sedang melintas. Mereka langsung tercebur ke Sungai Cilangkap.
Untungnya, aksi evakuasi warga berlangsung cepat. Meski begitu, satu pelajar mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Kepala Desa Senanghati, Agus Sumantri, membenarkan kejadian ini. Menurut penuturannya, insiden terjadi sekitar pukul dua lewat seperempat siang. Saat itu, para korban baru saja pulang sekolah.
"Benar, jembatan gantung ambruk. Ada beberapa pelajar yang pulang sekolah melintas dan ikut terjatuh. Ada tiga motor yang jatuh,"
Agus menduga, penyebabnya adalah kondisi jembatan yang sudah parah. "Rusak dan berkarat," katanya, sehingga tak kuat lagi menahan beban.
Dari data yang dihimpun, kelima pelajar itu adalah Huda (kelas 7), Dede (kelas 9), Ajat (kelas 9), Fakih (kelas 8), dan Rezan (kelas 9). Mereka diketahui membawa tiga sepeda motor saat kejadian.
Di sisi lain, Mardiansyah, seorang Perangkat Desa Cilangkap, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Itu berkat sigapnya warga sekitar.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,"
ujarnya lega.
Namun begitu, dua pelajar tetap mengalami luka-luka. Huda, yang kondisinya paling parah, harus segera dilarikan ke rumah sakit. Sementara Dede mendapat luka ringan namun masih memerlukan empat jahitan di bagian kaki dan pinggang.
Mardiansyah juga menambahkan, jembatan itu sebenarnya adalah akses vital warga. "Kerap digunakan untuk aktivitas sehari-hari," jelasnya. Bagi para pelajar, jembatan itu adalah jalan alternatif yang praktis.
Sayangnya, usia dan perawatan yang minim membuat strukturnya rapuh. "Penyebab ambruknya diduga karena kondisi jembatan yang sudah rusak berat dan berkarat," tandas Mardiansyah, mengulangi kekhawatiran yang sama.
Kejadian ini menyisakan pertanyaan tentang keamanan infrastruktur di daerah tersebut. Sebuah jembatan yang sehari-hari dipakai ratusan orang, ternyata menyimpan bahaya yang nyaris tak terlihat.
Artikel Terkait
Remaja 16 Tahun Gantikan Almarhumah Ibu Berangkat Haji dari Makassar
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan, Pelaku dan Komplotan Ditangkap di Jombang
TNI dan Warga Nduga Gotong Royong Evakuasi Jenazah di Landasan Udara Terpencil
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Kini Merenggang