Nah, soal dinding itu, ada ide kreatif lain. Dinding-dinding sekitar bendung bisa dihiasi mural berisi nasihat atau karya seni. Jadi, selain bersih, tempat itu juga punya nilai estetika yang instagramable. Pengunjung nanti bisa swafoto dengan pemandangan sungai dan mural sebagai latar.
"Biar kalau di sini jadi tempat wisata, memandang ke sana enak, keren. Bisa untuk selfie karena pemandangannya bagus," katanya meyakinkan.
Namun begitu, Hasto paham sebuah destinasi butuh magnet. Ia menilai, langkah awal yang realistis adalah menghadirkan wisata bertema lokal dulu. Bendung Surokarsan bisa jadi wadah kreativitas warga. Misalnya, untuk pentas seni budaya di malam Minggu.
"Yang kita sekarang mampu dan bisa kita wujudkan seperti itu," pungkas Hasto.
Jika tahap awal ini berjalan lancar, bukan mustahil nantinya akan berkembang jenis wisata lain. Sungai Code, dengan jembatan legendaris seperti Gondolayu dan Sayidan, memang punya cerita panjang. Kini, ada harapan baru agar sungai itu tak hanya dilewati, tapi juga benar-benar dinikmati.
Artikel Terkait
ASDP Bone Siapkan Enam Kapal untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026
Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Tolak Suksesi
AC Milan Kalahkan Inter 1-0 Berkat Gol Estupiñán Meski Didominasi
PSSI Umumkan Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026