Nah, soal dinding itu, ada ide kreatif lain. Dinding-dinding sekitar bendung bisa dihiasi mural berisi nasihat atau karya seni. Jadi, selain bersih, tempat itu juga punya nilai estetika yang instagramable. Pengunjung nanti bisa swafoto dengan pemandangan sungai dan mural sebagai latar.
"Biar kalau di sini jadi tempat wisata, memandang ke sana enak, keren. Bisa untuk selfie karena pemandangannya bagus," katanya meyakinkan.
Namun begitu, Hasto paham sebuah destinasi butuh magnet. Ia menilai, langkah awal yang realistis adalah menghadirkan wisata bertema lokal dulu. Bendung Surokarsan bisa jadi wadah kreativitas warga. Misalnya, untuk pentas seni budaya di malam Minggu.
"Yang kita sekarang mampu dan bisa kita wujudkan seperti itu," pungkas Hasto.
Jika tahap awal ini berjalan lancar, bukan mustahil nantinya akan berkembang jenis wisata lain. Sungai Code, dengan jembatan legendaris seperti Gondolayu dan Sayidan, memang punya cerita panjang. Kini, ada harapan baru agar sungai itu tak hanya dilewati, tapi juga benar-benar dinikmati.
Artikel Terkait
Mendikdasmen Dukung Aturan Batasi Gawai untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolsek Kaliwungu Dikeroyok Massa Saat Bubarkan Tawuran di Waktu Sahur
Anggota DPR Soroti Dampak Ganda Program Makan Bergizi Gratis: Ciptakan Lapangan Kerja hingga Gerakkan Ekonomi Lokal
BGN Temukan 78 Dapur Gizi di Solo Raya Langgar Aturan Teknis