Pramono Anung Dampingi Siswa Disabilitas Uji Coba Bus Sekolah Baru di Balai Kota

- Rabu, 21 Januari 2026 | 10:48 WIB
Pramono Anung Dampingi Siswa Disabilitas Uji Coba Bus Sekolah Baru di Balai Kota

Ia menegaskan, langkah ini adalah bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk membangun Jakarta sebagai kota global yang inklusif. Fasilitas transportasi yang layak, harapannya, bisa membuka jalan lebih lebar bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk menggapai masa depan.

“Mudah-mudahan bisa membantu anak-anak kita untuk meraih cita-citanya,” harap Pramono.

Di sisi lain, rincian operasionalnya dijelaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo. Lima rute baru itu rencananya mulai beroperasi tahun 2026, menghubungkan beberapa titik penting seperti Yayasan Pendidikan Anak Cacat di Ciledug, Rusun Rawa Bebek, hingga kawasan Permata Hijau. Rute-rute ini dirancang untuk melayani sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta.

Syafrin juga memastikan setiap bus akan dikawal oleh pengemudi dan awak yang terlatih. Tugas mereka tak cuma menyetir, tapi juga membantu siswa naik-turun, termasuk mengoperasikan lift chair yang jadi fitur penting.

Soal kapasitas, ada dua tipe bus yang disiapkan.

“Untuk medium bus, ada 4 unit kursi roda, kemudian seat-nya 9. Sehingga total mengangkut 13 anak sekolah. Untuk yang micro bus, tersedia 2 kursi roda kapasitasnya dan 7 untuk penumpang biasa. Jadi ada 9 kapasitasnya,” rinci Syafrin.

Langkah Pemprov DKI ini patut diapresiasi. Meski baru akan berjalan penuh beberapa tahun lagi, kehadiran bus-bus ramah disabilitas ini setidaknya memberi sinyal kuat: aksesibilitas bagi semua warga, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, mulai diperhatikan dengan lebih serius.


Halaman:

Komentar