Siang itu, Kamis (4/12), suasana di depan Pos Polisi Pemuda, Pulogadung, tiba-tiba ricuh. Sebuah mobil melaju tak terkendali dan menabrak seorang pengendara motor yang sedang berhenti. Dua nyawa melayang dalam sekejap di lokasi kejadian.
Tak lama setelahnya, video kejadian itu sudah membanjiri media sosial. Yang bikin publik penasaran, ada narasi yang menyebut sang pengemudi mobil diduga kena serangan jantung sesaat sebelum tabrakan terjadi. Informasi ini beredar cepat, meski kebenarannya masih perlu dikonfirmasi.
Menurut penjelasan polisi, pengemudi mobil itu bernama Puryanto, 46 tahun. Saat kejadian, ia sedang menyetir sendirian di Jalan Balai Pustaka Baru.
“Jadi pengendara mobil itu berjalan sendirian di Jalan Balai Pustaka Baru. Saat tiba di lampu merah posisinya lampu menyala hijau, dia tetap berjalan. Tapi secara tiba-tiba harusnya dia berbelok ke kiri karena tujuan mau arah ke Al-Azhar. Tapi dia nginjak gas, rupanya sudah hilang kendali,”
Kata Kanit Laka Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis, saat dikonfirmasi.
Mobil yang hilang kendali itu akhirnya meluncur dan menabrak motor yang dikendarai Syarif (55). Malangnya, korban saat itu sedang berhenti tepat di depan pos polisi, arah timur.
“Akhirnya menabrak motor yang berhenti di pas depan Pospol Pemuda arah ke timur. Akhirnya korban terhimpit di bawah mobil. Karena terhimpit itu meninggal,”
jelas Darwis lagi.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul dua siang. Saat tim evakuasi tiba, kondisi Puryanto di dalam mobil juga sudah tak sadarkan diri. Mereka terpaksa memecah kaca untuk mengeluarkannya.
“Setelah dilakukan pertolongan evakuasi, rupanya pengemudi mobil juga kondisinya lemas sudah tidak pegang setir. Terus dilakukan evakuasi dengan pecah kaca akhirnya bisa dikeluarkan, rupanya kondisinya meninggal dunia,”
tuturnya.
Lantas, bagaimana dengan isu serangan jantung yang ramai dibicarakan? Polisi mengaku belum bisa memastikan. Penyebab pasti kenapa Puryanto tiba-tiba hilang kendali masih dalam penyelidikan.
“Saya nggak bisa pastikan, tapi saat mengemudi hilang kendali terus menabrak kendaraan lain,”
kata Darwis menambahkan.
Kedua jasad korban, Puryanto dan Syarif, telah dibawa ke Kamar Jenazah RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, mobil dan sepeda motor yang jadi barang bukti telah diamankan oleh Unit Laka Lantas Jakarta Timur untuk proses penyidikan.
Artikel Terkait
Polri-FBI Bongkar Sindikat Phishing Global, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Pengacara di Cianjur Ditangkap di Bogor
Chelsea Pecat Liam Rosenior Usai Hanya Tiga Bulan Melatih
Guru Besar Unhan Tegaskan Modernisasi Pertahanan Indonesia Sudah Jadi Kebutuhan Mutlak