Amien Rais Dukung Trio RRT, Tuding Jokowi Pengecut Soal Ijazah

- Rabu, 21 Januari 2026 | 08:00 WIB
Amien Rais Dukung Trio RRT, Tuding Jokowi Pengecut Soal Ijazah

Dukungan untuk perjuangan trio RRT Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dokter Tifa kini datang dari Amien Rais. Mantan Guru Besar UGM itu mengaku terus memantau dinamika pro-kontra seputar isu ijazah Presiden Jokowi yang dituding palsu oleh ketiganya.

Menurut Amien, pergerakan ini harus terus maju. Ia tak mempersoalkan beberapa nama seperti Eggi Sudjana dan Damai Lubis yang disebutnya sudah ‘menyeberang’.

“Itu no problem. Mereka tetap berjuang tanpa pamrih, cuma mau tegakkan kejujuran saja. Coba bayangkan, dengan ijazah yang diragukan itu, Jokowi bisa saja mengibuli publik hingga akhirnya jadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI, lalu presiden selama sepuluh tahun dari 2014,” ujar Amien dalam podcast miliknya.

Stamina para penggugat itu, dalam pandangannya, sungguh mengagumkan. Meski terus didamprat oleh apa yang ia sebut ‘para piaraan Mulyono’, mereka tak goyah. Tekanan dari berbagai pihak, termasuk aparat, dihadapinya dengan tenang.

“Ya, upaya untuk meyakinkan masyarakat bahwa ijazah S1 Kehutanan UGM itu asli memang gencar. Tapi mereka tetap pada pendirian,” terang Ketua Majelis Syura Partai Ummat ini.

Amien juga menyoroti pernyataan Jokowi yang kerap berjanji akan menunjukkan ijazah asli di forum pengadilan saat waktunya tepat. Ia mengaku kesal dengan pengulangan janji itu.

“Kita sudah muak dengan omongan itu. Makanya dia dicap pengecut karena sepertinya memang tidak berani, mungkin sebab ijazah aslinya tak pernah ada.”

Di sisi lain, Amien memprediksi masa depan politik Jokowi akan berubah drastis pada 2029. Jualannya, menurutnya, akan merosot. Gibran pun tak akan laku lagi.

Ia juga menyoroti tawaran restorative justice yang ia duga berasal dari kubu Jokowi. Bagi Amien, tawaran itu berisiko berubah menjadi restorative injustice atau malah restorasi kezaliman.

“Logikanya sederhana. Pihak yang sudah berusaha membuka kedok justru dipaksa berdamai. Itu kan aneh,” ujarnya.

Menurutnya, Eggi Sudjana dan Damai Lubis sudah menjadi korban dari apa yang ia sebut politik barbar Jokowi. Sementara trio RRT akan terus diintimidasi agar mengalami mental breakdown.

Amien lalu bercerita tentang sebuah artikel yang dibacanya pada pertengahan Januari 2026, karya Sutoyo Abadi. Artikel itu membahas strategi blokade total untuk mengamankan isu ijazah palsu.

“Intinya, kekuatan politik Jokowi yang masih bercokol di rezim sekarang akan berupaya mati-matian menghalangi pembuktian di pengadilan. Caranya? Ya lewat kriminalisasi terhadap RRT dan TPUA. Ini jadi momok yang menghantui Jokowi siang malam, sampai-sampai dia bisa sakit-sakitan,” papar Amien.

Namun begitu, ia menggarisbawahi kalimat penutup artikel tersebut yang mengajak untuk terus berjuang. Amien lalu mengutip Surah Al-Isra ayat 81.

“Audzubillahiminasyaithanirrajim. Waqul ja’al haqqu wazahaqal batilu innal batila kana zahuqa. Artinya, bila kebenaran telah datang, kebatilan pasti musnah. Dan kebatilan itu akan lenyap sepenuhnya.”

Di akhir pernyataannya, Amien mengajak seluruh anak bangsa menolak apa yang ia nilai sebagai rencana licik yang menyelinap dalam kekuasaan saat ini.

“Mudah-mudahan kita dibimbing Yang Maha Kuasa. Perjuangan ini, insyaallah, akan berbuah hasil,” tutupnya.

Nuim Hidayat

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar