"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," tegas Budi.
Sayangnya, ia belum mau menjabarkan lebih detail proyek apa dan dari perusahaan mana dana CSR itu berasal. Yang jelas, KPK juga berhasil menyita barang bukti uang tunai dalam jumlah yang cukup signifikan.
"Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah," tambahnya.
Meski begitu, mata uang apa yang digunakan dalam transaksi itu masih menjadi tanda tanya. Operasi ini tentu menghentak jagat politik lokal, terutama mengingat Maidi baru saja memulai masa jabatan barunya. Rakyat Madiun kini menunggu kejelasan lebih lanjut dari proses hukum yang akan berjalan.
Artikel Terkait
Jung Kyung Ho Jadi Pengacara Hantu, Bongkar Kejahatan di Tempat Kerja
Tamparan di Kelas, Guru Honorer Tersandung Hukum
Israel Robohkan Gedung PBB di Sheikh Jarrah, Sekjen Desak Pengembalian
Ormas Terlibat Korupsi Kemnaker, Pengacara Noel Janji Buka Semua di Sidang