"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," tegas Budi.
Sayangnya, ia belum mau menjabarkan lebih detail proyek apa dan dari perusahaan mana dana CSR itu berasal. Yang jelas, KPK juga berhasil menyita barang bukti uang tunai dalam jumlah yang cukup signifikan.
"Selain itu tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah," tambahnya.
Meski begitu, mata uang apa yang digunakan dalam transaksi itu masih menjadi tanda tanya. Operasi ini tentu menghentak jagat politik lokal, terutama mengingat Maidi baru saja memulai masa jabatan barunya. Rakyat Madiun kini menunggu kejelasan lebih lanjut dari proses hukum yang akan berjalan.
Artikel Terkait
Waspada Hujan dan Angin Kencang, Wajo Berpotensi Alami Suhu Ekstrem
Perempuan Tewas Tertimpa Tembok Roboh di Karangpilang
Tiga Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Kapal Terbalik di Perairan Batam
Tiongkok Desak Penghentian Operasi Militer di Timur Tengah, Khawatir Konflik Meluas