Seorang mahasiswa lain, Adiya, juga punya kesan mendalam. "Jujur bisa dikatakan amaze. Beliau sangat humble," katanya.
Agenda utama kunjungan ini tentu saja padat. Prabowo dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris yang baru, Keir Starmer. Tak hanya itu, pertemuan tingkat tinggi dengan Raja Charles III di St. James’s Palace juga masuk dalam agenda. Ini semua bagian dari diplomasi intensif antara Jakarta dan London.
Hubungan kedua negara sebenarnya sudah terjalin lama, tepatnya sejak Desember 1949. Dan sejak saat itu, kerja sama terus berkembang dengan cukup konsisten.
Kini, kolaborasi Indonesia-Inggris mencakup banyak sektor prioritas. Ruang lingkupnya komprehensif, mulai dari ekonomi hingga isu-isu global yang jadi perhatian bersama.
Di sisi lain, kemitraan strategis yang sedang dibangun ini bertumpu pada empat pilar utama. Pertama, soal pertumbuhan ekonomi. Lalu ada pilar iklim, energi, dan alam. Yang ketiga, pertahanan dan keamanan. Serta yang terakhir, fokus pada manusia dan masyarakat. Keempatnya menjadi fondasi untuk hubungan ke depan.
Artikel Terkait
Makam Tujuh Tahun Dibongkar, Tulang Belulang Almarhum Raib di TPU Serang
Bhutan: Ketika Sebuah Negara Memilih Jalan Kebahagiaan, Bukan Kecepatan
Di Balik Pangsit dan Ikan Utuh: Makna Tersembunyi Makanan Imlek yang Sarat Doa
Status Tersangka Eggi dan Damai Dicabut Usai Restorative Justice