Duka itu menyebar jauh melampaui lokasi jatuhnya pesawat. Di Perumahan PWS Blok AI 36, Tangerang, suasana haru dan pilu menyelimuti warga. Mereka kehilangan seorang tetangga, Capt Andy Dahananto, yang menjadi korban dalam musibah pesawat ATR 42-500 PK THT.
Andy, 52 tahun, dikenal sebagai sosok yang hangat dan berwibawa. Meski sibuk dengan tugasnya sebagai pilot, dia punya cara tersendiri untuk tetap dekat dengan lingkungannya.
Ketua RT setempat, Fransiskus, masih tak percaya dengan kabar duka itu.
Informasi awal tentang musibah itu sampai kepadanya dari warga lain, tepat setelah pesawat dilaporkan hilang kontak pada Jumat (16/1) sore. Saat itu, situasi masih penuh ketidakpastian.
Artikel Terkait
Di Balik Keramaian Braga, Langkah Tegar Nenek Emi dan Plastik Tisunya
Mahasiswi UB Terluka Parah Usai Lompat dari Jembatan Suhat Malang
Gus Nur Sindir Eggi-Damai: Sowan ke Jokowi Bukti Kekalahan Telak
Prabowo Disambut Hangat di Stansted, Agenda Padat Menanti di London