Minggu malam (19/1) di Provinsi Cordoba, Spanyol, suasana berubah jadi mencekam. Dua kereta api bertabrakan. Dari keterangan polisi yang disampaikan ke AFP, setidaknya sepuluh nyawa melayang dalam insiden nahas itu.
Badan kereta api Adif sudah mengonfirmasi kabar duka ini. Menurut rilis mereka, kecelakaan melibatkan kereta rute Malaga-Madrid dan kereta lain yang menempuh perjalanan sebaliknya, dari Madrid ke Huelva.
"Sekitar pukul 19.45, kereta dari Malaga menuju Madrid tergelincir di area Adamuz, Cordoba, dan nyelonong masuk ke jalur sebelah," begitu bunyi pernyataan resmi Adif.
"Nah, di jalur itulah kereta dari Madrid ke Huelva sedang melaju. Tabrakan pun tak terhindarkan, dan kereta kedua ini ikut tergelincir."
Kini, fokus utama adalah evakuasi dan pertolongan bagi para korban. Dampaknya langsung terasa: sejumlah layanan kereta terpaksa dihentikan sementara.
Lalu lintas kereta cepat yang menghubungkan Madrid dengan kota-kota seperti Cordoba, Sevilla, Malaga, dan Huelva bakal ditangguhkan. Penangguhan ini diperkirakan berlangsung minimal sampai hari Senin, 19 Januari.
Artikel Terkait
Dosen UI Ingatkan Alarm Otoritarianisme: Menu Manipulasi dan Krisis Kepercayaan Publik
Kobaran Api di Chili Tewaskan 15 Jiwa, Presiden Boric Tetapkan Status Darurat
Azwar Siregar: Dukung Prabowo, Tapi Bisa Lebih Baik Daripada Capres?
Hujan Deras Lumpuhkan Jakarta, 48 RT dan 29 Ruas Jalan Terendam