Kecelakaan ini bermula dari penerbangan yang berangkat dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1) pagi. Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT itu seharusnya mendarat sekitar pukul 12.22 WITA. Namun, tak lama setelah petugas ATC Makassar memberi instruksi untuk menyesuaikan jalur pendaratan, pesawat justru melewati titik yang ditentukan.
Kontak pun terputus.
Perkiraan titik hilangnya berada di koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT, wilayah udara perbatasan Maros dan Pangkep. Perkembangan terakhir, tim SAR gabungan berhasil menemukan serpihan pesawat di lereng Gunung Bulusaraung yang curam. Mereka juga menemukan satu korban laki-laki di lokasi.
Evakuasi masih berlangsung, sementara upaya identifikasi untuk kesepuluh orang di dalam pesawat dimulai dari Bogor, dengan harapan bisa memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Amalan Nuzulul Quran untuk Warga Makassar, 5 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Salat Bandung Hari Ini, 5 Maret 2026
Imsak Yogyarta Pukul 04.18 WIB, Ini Anjuran Rasulullah Soal Keberkahan Sahur
SBY Sampaikan Dukungan Penuh dan Pertimbangan Strategis untuk Prabowo Atasi Konflik AS-Israel-Iran