Kejadiannya berawal dari sebuah kecelakaan sederhana. AG dan pelaku saat itu sedang berboncengan menggunakan motor. Nahas, motor yang mereka tumpangi menabrak sebuah pohon.
"Dalam keadaan mabuk berboncengan menggunakan sepeda motor Beat warna hitam dari arah selatan gang ke utara, sesampai dekat warung menabrak pohon tanjung kecil," jelas Rita pada hari kejadian.
Siapa yang saat itu mengemudikan motor, masih simpang siur. Tapi yang jelas, kecelakaan itu memicu amarah keduanya. Mereka pun berkelahi hebat. Perkelahian itu tak berhenti di pukulan. Pelaku kemudian menghunus senjata tajam dan menusukkannya ke tubuh AG.
"Jadi pelaku berboncengan dengan korban. Kemudian terjatuh dan berkelahi. Kemudian korban dipukuli oleh pelaku sampai ditusuk dengan sajam (senjata tajam)," tutur Rita.
Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap luka di dada kiri korban, berukuran 2x1 cm. Usai melukai AG, AA kabarnya mengamuk. Ia mengacungkan senjata tajamnya ke arah warga yang berusaha mendekat.
"Kemudian warga kabur karena ketakutan. Kemudian pelaku meninggalkan TKP ke arah utara," pungkas Rita menggambarkan suasana mencekam saat itu.
Artikel Terkait
Warga Temukan Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR di Lereng Gunung Bulusaraung
Dini Hari Nanti, Barcelona Tantang Real Sociedad di Markasnya
Pagar Laut Tangerang: Kerugian Triliunan dan Desakan untuk Usut Kejahatan Terstruktur
Istri Eks KSAD Malaysia Digerebek, 26 Rolex dan Aset Rp47 M Disita