Hati warga Magelang, Jawa Tengah, terguncang. Kabar duka datang dari lereng Gunung Slamet, setelah jasad Syafiq Ridhan Ali Razan akhirnya ditemukan. Pemuda 18 tahun itu hilang saat mendaki dua pekan lalu.
Rabu, 14 Januari 2026, menjadi hari penemuan yang penuh tanda tanya. Tim SAR gabungan berhasil menemukannya di sebuah tebing dekat kawah, hanya sekitar 50 meter dari puncak. Sayangnya, Syafiq sudah tak bernyawa.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, diperkirakan ia telah meninggal sekitar 15 hari. Tapi, yang bikin semua orang heran adalah kondisinya. Ada hal-hal yang sulit dijelaskan dengan logika biasa.
Penemuan yang Membuat Bingung
Para relawan dan petugas yang turun langsung ke lapangan melaporkan hal-hal yang tak biasa. Laporan mereka seragam, penuh dengan nada takjub dan heran.
Pertama, jasadnya masih utuh. Padahal, sudah dua minggu lebih terpapar cuaca pegunungan, proses dekomposisi seharusnya sudah berjalan. Faktanya, kerusakan fisik yang berarti hampir tidak terlihat.
Kedua, tidak ada bau. Kawasan hutan dan tebing tempat ia ditemukan sama sekali tidak menyengat dengan aroma khas jenazah yang telah lama meninggal. Udara di sekitarnya terasa biasa saja.
Artikel Terkait
WTC Mangga Dua Terendam, Lalu Lintas Lumpuh Hingga Siang
Kecelakaan Motor Berujung Maut, Mahasiswa Papua Tewas Ditusuk Teman Sebaya
Banjir Rendam Sepuluh Titik di Bekasi, Ratusan Warga Mengungsi
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tuntut Keadilan Proses Hukum, Sebut Ada Diskriminasi Polda