Bedah Buku di Bandung Serukan: Adili Jokowi, Makzulkan Gibran!
Bandung ramai oleh sebuah acara bedah buku yang digelar Gerakan Umat Melawan Ketidakadilan (GAUM-K). Kumpulan dari sekitar 50 ormas, haroqah, hingga paguyuban ini mengundang sejumlah narasumber untuk membedah dua buku yang sedang ramai dibicarakan. Buku pertama karya M. Rizal Fadillah berjudul “Publik Yakin Ijazah Jokowi Palsu”, dan buku kedua adalah “Gibran End Game” tulisan Dr. Rismon Sianipar. Acara yang berlangsung pada pertengahan Januari itu dimoderatori oleh Ir. Syafril Sjofyan, MM.
Ruangan dipenuhi oleh berbagai kalangan. Mulai dari pimpinan ormas, ulama, sampai akademisi dan purnawirawan. Beberapa nama yang hadir antara lain Prof. Dr. Sanusi Uwes, Mayjen TNI Purn. Deddy S Budiman, serta sejumlah praktisi hukum seperti Melani, SH., MH. dari Aliansi Advokat Bandung Bergerak yang kebetulan juga membela penulis buku, Rizal Fadillah.
Pembahasan tentang buku Rizal Fadillah cukup menarik perhatian. Menurut para penanggap dan peserta diskusi, isi buku dianggap aktual dan fundamental. Buku itu disebut mengungkap masalah dengan data yang cukup beragam, termasuk cuplikan polling dan analisis media sosial, yang menunjukkan banyaknya publik meragukan keaslian ijazah Presiden Jokowi.
Tak hanya itu, buku ini dianggap memberi pencerahan. Ia mengungkap sejarah panjang perjuangan mengusut dugaan kepalsuan itu selama satu dekade pemerintahan. Keyakinan publik yang begitu kuat, kata mereka, seharusnya sudah jadi petunjuk jelas bagi aparat penegak hukum untuk segera mengadili Jokowi.
Artikel Terkait
Shalat Bukan untuk Mudahkan Hidup, Tapi untuk Menguatkan Jiwa
Tanggul Kalimalang Jebol, Ratusan Rumah di Karawang Terendam
Jalan Damai Tutup Kasus Fitnah Ijazah Jokowi untuk Dua Tersangka
Kisah Pilu Pasangan Remaja Medan: Hidup di Rumah Kosong Hanya dengan Rp 7.000