Bau tak sedap menyengat dan pemandangan yang memprihatinkan masih menyambut siapa pun yang melintas di kawasan Muara Baru, Penjaringan. Jumat lalu, tepatnya tanggal 16 Januari 2026, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akhirnya turun tangan. Mereka mulai membersihkan tumpukan sampah yang sudah lama menggunung di sepanjang tanggul.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 120 orang dikerahkan untuk menyerok dan mengangkut segala macam jenis sampah itu. Upaya mereka terlihat jelas dari pinggir jalan. Meski begitu, volume sampah yang terhampar masih terbilang banyak. Proses pembersihan ini diprediksi bakal berlanjut sampai Minggu, 18 Januari.
Namun begitu, ada kemungkinan waktu kerja akan molor. "Kalau sampahnya belum bersih semua, ya terpaksa diperpanjang lagi," ujar salah seorang petugas di lokasi. Mereka tampak bekerja keras, meski pekerjaan di depan mata masih banyak.
Di sisi lain, keluhan warga sekitar sudah lama mencuat. Tumpukan sampah itu bukan cuma soal pemandangan yang buruk. Bau busuknya mengganggu kenyamanan sehari-hari. Lebih dari itu, banyak yang khawatir tumpukan itu jadi sarang nyamuk dan sumber penyakit. Kebersihan lingkungan pun jelas terganggu.
Pembersihan besar-besaran ini diharapkan bisa mengembalikan kondisi Muara Baru. Warga menunggu hasilnya, berharap kali ini solusinya tuntas, bukan sekadar bersih-bersih sesaat.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Amalan Nuzulul Quran untuk Warga Makassar, 5 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Salat Bandung Hari Ini, 5 Maret 2026
Imsak Yogyarta Pukul 04.18 WIB, Ini Anjuran Rasulullah Soal Keberkahan Sahur
SBY Sampaikan Dukungan Penuh dan Pertimbangan Strategis untuk Prabowo Atasi Konflik AS-Israel-Iran