Aksi Tak Senonoh di Bus Transjakarta, Pelaku Diamankan ke Polisi

- Jumat, 16 Januari 2026 | 10:30 WIB
Aksi Tak Senonoh di Bus Transjakarta, Pelaku Diamankan ke Polisi

Video itu tiba-tiba saja membanjiri linimasa. Tampak seorang penumpang pria di dalam bus Transjakarta diduga sedang melakukan aksi tak senonoh tepatnya masturbasi. Rekaman yang bikin geleng-geleng kepala itu langsung viral dan memicu kemarahan.

Menurut informasi, kejadiannya berlangsung di Koridor IA pada Kamis kemarin. Yang bikin ngeri, bus dalam kondisi penuh sesak. Suasana langsung panas begitu aksi pelaku ketahuan. Beberapa penumpang lain tak tinggal diam; mereka mengarahkan kamera ponsel ke wajah si terduga pelaku, sambil berteriak minta dia segera diturunkan dari bus. Suara kemarahan itu terdengar jelas dalam video.

Di sisi lain, pihak Transjakarta pun tak menampik. Tjahyadi DPM, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas, membenarkan laporan itu.

“Kami mengonfirmasi bahwa hal itu benar terjadi. Mengingat adanya aspek pidana, petugas kami di lapangan sudah mengamankan pelaku dan langsung menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum,”

Jelas Tjahyadi dalam keterangannya di hari Jumat. Pelaku, kata dia, sudah diamankan dan langsung diserahkan ke polisi.

Tak cuma sampai di situ. Tjahyadi bilang, mereka terus melakukan evaluasi dan briefing buat petugas lapangan. Tujuannya satu: memperketat pengawasan supaya kejadian serupa enggak terulang lagi di kemudian hari.

Ia juga menyelipkan apresiasi.

“Kami sangat mengapresiasi keberanian pelanggan yang peduli dan langsung melapor kepada petugas saat kejadian. Hal ini sangat membantu kami menjaga keamanan di dalam bus,”

ujarnya. Intinya, keberanian penumpang yang melapor itu sangat berarti.

Terakhir, Tjahyadi menegaskan komitmen perusahaan. Transjakarta, tegas dia, bakal terus berupaya menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang. Segala bentuk tindakan asusila di angkutan umum sama sekali tak akan ditoleransi.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar