Pemerintah mengaku sedang menyiapkan langkah serius untuk mengatasi defisit dokter di Tanah Air. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai pertemuan tertutup dengan sejumlah guru besar, rektor, dan dekan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis lalu.
Menurut Prasetyo, dalam forum itu dibahas dua pendekatan utama. Intinya, bagaimana caranya menambah jumlah tenaga medis dengan cepat dan berkelanjutan.
"Ya, jadi berkenaan dengan masalah bagaimana kita mengatasi kekurangan jumlah dokter, ada dua hal yang tadi juga di dalam forum taklimat juga disampaikan," kata Pras.
Dia menjelaskan, langkah pertama adalah memperbesar daya tampung program studi kedokteran yang sudah ada. Tak cuma untuk dokter umum, tapi juga yang menuju ke jenjang spesialis.
Namun begitu, upaya itu dinilai belum cukup. Pemerintah merasa perlu langkah yang lebih berani.
"Yang kedua, memang mau tidak mau nampaknya kita harus memberanikan diri untuk mau tidak mau kita membuat fakultas baru untuk kedokteran umum," ujarnya.
Artikel Terkait
Dr. GT Ng Soroti Keunikan Pemilu: Dari Somalia yang Lambat hingga Fenomena Hasil Sudah Diketahui di Indonesia
Kakeh Kardan Hilang di Hutan Pekuncen, Pencarian Dihadang Tebing dan Hujan
Islah di Lirboyo Buka Jalan, Muktamar ke-35 NU Segera Digulirkan
Kisah Jafar, Penjaga Perlintasan Tanpa Palang yang Hidup dari Sumbangan Pengendara