Warga Rasuna Said Sambut Pembongkaran Tiang Monorel yang Mangkrak

- Kamis, 15 Januari 2026 | 10:18 WIB
Warga Rasuna Said Sambut Pembongkaran Tiang Monorel yang Mangkrak

Rupanya, keputusan untuk merobohkan tiang-tiang monorel di Rasuna Said disambut baik oleh banyak orang. Bagi warga sekitar, struktur itu sudah lama jadi semacam 'relik' yang tak berguna, mangkrak bertahun-tahun tanpa pernah difungsikan.

Elsi, seorang warga setempat yang sudah berumur 43 tahun, mengaku tak kaget dengan proses pembongkaran itu. "Dari tetangga-tetangga sudah pada ngomong sih," ujarnya. Baginya, yang penting aktivitas sehari-hari dan usahanya tidak terganggu. Kalau itu terpenuhi, ia tak punya masalah.

"Selama itu tidak mengganggu jalanan dan usaha kami, ya tidak apa-apa. Iya, setuju saja. Kan tiangnya sudah ada dari lama banget, belasan tahun juga," kata Elsi, Kamis lalu.

Menurut pengamatannya, pemandangan di kawasan itu justru jadi lebih rapi sekarang. Ia cuma berharap proses penataan ini berjalan mulus, tanpa menimbulkan kemacetan baru yang justru bikin frustrasi.

"Sekarang lebih tertata dan bersih. Tidak terlihat kumuh karena sedang ada penataan ini," katanya.

"Selama tidak mengganggu jalan dan tidak bikin macet, tidak apa-apa," imbuhnya lagi.

Pendapat serupa datang dari Heri, seorang pengguna jalan yang rutin melintas di sana. Di matanya, pembongkaran ini adalah langkah tepat. "Saya setuju banget," ucap pria 28 tahun itu dengan semangat. Ia yakin, dengan hilangnya tiang-tiang itu, ruang jalan akan lebih luas dan lalu lintas bisa lebih lancar.

"Apalagi katanya nanti enggak ada pemisah, jadi nambah perluasan lajur. Harusnya jadi enggak macet," harap Heri.

Memang, kehadiran monorel yang tak kunjung beroperasi itu sempat membuat pemandangan terkesan berantakan. Heri berharap, setelah pembongkaran, wajah Rasuna Said benar-benar berubah. Tak cuma bersih dari besi tua, tapi juga lebih fungsional.

"Harapannya sih setelah ini jalannya jadi lebih rapi dan lancar. Jangan cuma dibongkar, tapi benar-benar ditata biar manfaatnya kerasa buat pengguna jalan," tegasnya.

Jadi, meski proyek monorel itu dulu sempat menggantung, setidaknya akhir dari kisahnya kini memberi sedikit harapan baru. Warga dan pengendara sama-sama menunggu janji kelancaran itu terwujud.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar