Rabu (14/1) siang, suasana di sepanjang Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, tak seperti biasa. Bunyi las dan denting logam terdengar dari atas. Di situlah, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah sedang dibangun ulang.
Para pekerja tampak sibuk. Beberapa di antaranya fokus memasang rangka atap, sementara yang lain mengangkut material. Progres pengerjaan sudah terlihat di beberapa titik. Memang, butuh waktu untuk menyelesaikan semuanya.
Nantinya, jembatan ini bukan cuma sekadar penghubung biasa. Menurut rencana, ia akan terintegrasi langsung dengan Halte TransJakarta MH Thamrin. Jadi, para pejalan kaki bisa berpindah moda dengan lebih aman dan nyaman, tanpa harus turun ke jalan raya.
Di sisi lain, aksesibilitas menjadi perhatian utama. Desain JPO Sarinah diklaim akan ramah bagi penyandang disabilitas, lengkap dengan jalur khusus dan kemudahan lainnya.
Fungsinya jelas: menghubungkan kawasan Sarinah ke seberang jalan. Tepatnya, ke arah Gedung Bawaslu. Dengan begitu, arus pejalan kaki yang padat di kawasan bisnis itu diharapkan bisa lebih tertata dan tentu saja, lebih aman.
Artikel Terkait
Tito Tantang Kepala Daerah: Berani Berinovasi atau Terjebak Ketergantungan
Empat Inovasi Siswa Medan Sabet Medali di Ajang Bergengsi Thailand
Ketika Dana Pendidikan Dikorbankan Demi Sepiring Nasi Gratis
Dua Tahun Berlalu, Pesona The Oath of Love Tak Juga Pudar