"Itulah sebabnya kalian disusun di dalam satu kompi-kompi. Ada kompi pertanian, peternakan, dan juga ada kesehatan dan konstruksi. Ini semua untuk memberi kemampuan tambahan kepada kalian."
Kunjungan itu sendiri rupanya meninggalkan kesan baik. Sjafrie mengaku bangga dengan laporan yang diterimanya. Meski usia batalyon ini belum genap setahun, para prajuritnya sudah menunjukkan kapabilitas yang menjanjikan. Mereka tak cuma siap tempur, tapi juga punya bekal keterampilan lain.
Harapannya ke depan jelas. Ia ingin prajurit dari batalyon ini menjadi contoh, semacam penjuru untuk TNI AD.
"Saya mengharap satu saat dari Batalyon ini, tampil prajurit-prajurit yang unggul, tampil prajurit-prajurit yang andal," tutur Sjafrie menutup arahan.
"Yang kita akan jadikan sebagai penjuru-penjuru di dalam membina Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat."
Artikel Terkait
Kapolresta Sleman Didemosi Usai Sidang Disiplin Internal
Sarifah Suraidah, Istri Gubernur Kaltim, Catat Kekayaan Rp166,5 Miliar di LHKPN
Bagnaia Gagal Lolos Q2, Bezzecchi Kuasai Pole MotoGP Thailand 2026
Kekecewaan Cinta Diduga Jadi Pemicu Penganiayaan Mahasiswi UIN Suska Riau