Di sisi lain, ada kabar baik yang patut disyukuri.
“Dari sisi ekonomi, "good news"-nya, hampir semua pasar, restoran, warung, itu hidup,” jelasnya dengan nada optimis.
Geliat perekonomian yang mulai kembali ini menjadi sinyal positif. Dalam forum tersebut, Tito tak lupa memberikan apresiasi. Ia menyebut kerja keras pemerintah pusat dan daerah, plus jajaran TNI/Polri, telah mendorong percepatan pemulihan. Provinsi Sumut, khususnya, dinilai responsif dan cepat dalam mengeksekusi langkah penanganan, termasuk menyalurkan bantuan.
Namun begitu, pekerjaan rumah masih menumpuk. Persoalan seperti sedimentasi sungai yang memerlukan normalisasi, misalnya, akan segera diusulkan. Begitu pula dengan perbaikan akses jalan.
“Perbaikan akses jalan darat, tadi sudah kita sampaikan,” tandas Tito.
“Data detailnya bagi rekan-rekan bupati, wali kota, yang syukur kalau direkap. Tapi kalau rekan-rekan punya data detail ruas jalan [rusak], ini nasional, ruas jalan ini yang punya provinsi, ruas jalan punya kabupaten/kota [dapat dilaporkan kepada pemerintah pusat].”
Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Sumut itu juga dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution beserta Wakil Gubernur Surya, serta jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Sumut. Mereka semua tampak serius mendengarkan, siap mengawal langkah-langkah pemulihan ke depan.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana dan Jurang Politik yang Kian Menganga
Suami Siri Diduga Tewaskan Terapis Spa di Kamar Kos Bekasi
Eggi Sudjana dan Jurang Klarifikasi yang Tak Kunjung Terang
Rp100 Miliar Uang Parkir Korupsi Haji Kembali, Daftar Tersangka Diprediksi Panjang