Dalam sebuah ceramah Isra Miraj yang digelar belum lama ini, Profesor Muhammad Syafi'i Antonio mengungkap hal menarik. Menurutnya, salat punya empat dimensi krusial untuk pengembangan diri. Sayangnya, aspek ini sering banget terlewat oleh banyak umat Islam.
Ceramah itu sendiri tayang di kanal YouTube pribadinya pada Ahad, 11 Januari 2026 lalu.
Profesor yang dikenal sebagai pakar ekonomi syariah itu memulai dengan menekankan keistimewaan salat. "Salat itu unik," ujarnya.
"Ibadah ini diberikan langsung oleh Allah kepada Rasulullah, tanpa perantara Malaikat Jibril sekalipun. Ini kan perlakuan yang luar biasa, ya. Menunjukkan posisinya yang sangat sentral."
Lalu, apa saja empat fungsi salat yang dimaksud? Jika dipraktikkan dengan benar, keempatnya bisa mengantarkan seorang Muslim 'naik kelas' atau 'mikraj' dalam kehidupannya.
Pertama, salat berperan sebagai manajemen waktu yang efektif. Coba bayangkan. "Kalau disiplin tahajud, otomatis kita terbiasa bangun pagi. Disiplin dengan salat zuhur, meeting kerja harus kita selesaikan sebelum waktu salat tiba," jelas Syafi'i.
Intinya, hari dimulai dan diakhiri dengan 'Allahu Akbar'. Ritme hidup jadi tertata rapi.
Kedua, salat berfungsi sebagai kompas moral. Di sini, Prof. Syafi'i menekankan pentingnya meresapi makna, bukan cuma membaca teks. Menurutnya, orang yang benar-benar menghayati bacaan 'alhakumut takatsur' tentang bahaya loba harta, kecil kemungkinannya korupsi.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah di Cimanggis: Dompet Warga Kempis, Anggaran Membengkak
Nekat Seret Bocah 9 Tahun, Pelaku Pencurian di Medan Marelan Diburu Polisi
Warga Depok dan Jakarta Ubah Sampah Jadi Tabungan dan Pupuk
Di Balik 11 Januari: Kisah Perjuangan dan Identitas Komunitas Tuli Indonesia