Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (12/1) sore, ternyata cukup berdampak. Beberapa akses jalan menuju bandara terendam banjir, dengan air menggenang setinggi sekitar 20 sentimeter di sejumlah titik. Situasi ini langsung memantik respons dari petugas di lapangan.
Satlantas Polres Bandara Soetta, tak mau ambil risiko. Mereka segera melakukan pemantauan intensif ke lokasi-lokasi yang dilaporkan tergenang. Tujuannya jelas: mengamankan arus lalu lintas dan mencegah kemacetan panjang yang bisa mengganggu perjalanan penumpang.
Kasat Lantas setempat, AKP Sularno, membeberkan detailnya. Titik genangan paling mencolok ada di Km 33 Tol Sedyatmo, persis di depan Hotel Ibis untuk arah masuk bandara.
"Untuk banjir ada di beberapa titik, seperti Tol Sedyatmo Km 33, tepatnya di depan Hotel Ibis arah masuk Bandara Soetta, ada titik air dengan ketinggian hingga 20 sentimeter. Namun dua lajur kanan masih dapat dilintasi kendaraan," jelas Sularno.
Namun begitu, kondisi di dua titik lain justru lebih parah. Menurut laporan yang sama, genangan dengan ketinggian signifikan juga terjadi di jalur Soewarna menuju Kargo, serta di jalur Perimeter Utara bandara.
"Pada dua titik tersebut, arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya tegas. Artinya, akses benar-benar terputus untuk sementara.
Menyikapi hal ini, personel Satlantas turun langsung mengatur arus kendaraan. Mereka juga berkoordinasi cepat dengan pihak Angkasa Pura Injourney untuk mengerahkan pompa penyedot air. Upaya penanganan difokuskan di titik depan Hotel Ibis tadi.
"Penyedotan dilakukan di depan Hotel Ibis dan air dialirkan ke Kali Dadap agar genangan dapat segera surut dan arus lalu lintas kembali normal," tambahnya.
Di sisi lain, imbauan juga disampaikan kepada publik, terutama calon penumpang yang sedang menuju bandara. Mereka diminta untuk ekstra hati-hati, patuh pada arahan petugas, dan yang paling penting: menyiapkan waktu perjalanan lebih awal. Cuaca ekstrem seperti ini rawan menyebabkan perlambatan lalu lintas yang tak terduga.
"Kami juga imbau agar pengguna jalan dan calon penumpang pesawat, agar tetap berhati-hati. Dan kami memastikan akan melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," pungkas AKP Sularno, menegaskan komitmennya.
Sore itu, suasana di beberapa pintu masuk bandara memang sedikit kalut. Kendaraan melambat, petugas lalu lintas sibuk memberi isyarat, sementara mesin penyedot air bekerja keras. Semua berharap genangan cepat surut sebelum mengganggu lebih banyak penerbangan.
Artikel Terkait
PDAM Makassar Ungkap Penyebab Krisis Air di Wilayah Utara: Sistem Gravitasi dan Penyedotan Liar
Jennae River Land di Pangkep Tawarkan River Tubing Mulai Rp20 Ribu
Cuaca Sulsel Cerah Berawan, Waspada Hujan Ringan di Sejumlah Daerah Jumat Ini
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi