Menyikapi hal ini, personel Satlantas turun langsung mengatur arus kendaraan. Mereka juga berkoordinasi cepat dengan pihak Angkasa Pura Injourney untuk mengerahkan pompa penyedot air. Upaya penanganan difokuskan di titik depan Hotel Ibis tadi.
"Penyedotan dilakukan di depan Hotel Ibis dan air dialirkan ke Kali Dadap agar genangan dapat segera surut dan arus lalu lintas kembali normal," tambahnya.
Di sisi lain, imbauan juga disampaikan kepada publik, terutama calon penumpang yang sedang menuju bandara. Mereka diminta untuk ekstra hati-hati, patuh pada arahan petugas, dan yang paling penting: menyiapkan waktu perjalanan lebih awal. Cuaca ekstrem seperti ini rawan menyebabkan perlambatan lalu lintas yang tak terduga.
"Kami juga imbau agar pengguna jalan dan calon penumpang pesawat, agar tetap berhati-hati. Dan kami memastikan akan melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," pungkas AKP Sularno, menegaskan komitmennya.
Sore itu, suasana di beberapa pintu masuk bandara memang sedikit kalut. Kendaraan melambat, petugas lalu lintas sibuk memberi isyarat, sementara mesin penyedot air bekerja keras. Semua berharap genangan cepat surut sebelum mengganggu lebih banyak penerbangan.
Artikel Terkait
Gubernur Kaltim Jelaskan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Ditempatkan di Jakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Semarang Hari Ini, 27 Februari 2026
Kreator Konten di Gowa Didenda Rp1 Miliar karena Siarkan Ilegal BYON Combat
Mahasiswi UIN Suska Riau Diserang Senjata Tajam di Ruang Sidang Kampus