Hujan tak henti-hentinya mengguyur wilayah Baros, Kabupaten Serang, sejak Minggu (11/1) lalu. Bukan cuma deras, anginnya juga kencang sekali. Kombinasi alam yang satu ini ternyata membawa dampak serius.
Menurut sejumlah saksi, tanggul irigasi di Kali Cisereh akhirnya jebol. Saluran drainase di sekitarnya pun ikut-ikutan tersumbat. Akibatnya, air meluap ke mana-mana dan membanjiri permukiman warga.
Ketinggian airnya bervariasi, mulai dari sepuluh sentimeter hingga nyaris setengah meter. Puluhan rumah warga tak bisa berkutik, terendam bersama beberapa fasilitas umum. Suasana jadi kalut.
Bahkan sebuah klinik kesehatan setempat ikut kebagian banjir. Meski lantainya basah, pelayanan untuk pasien sama sekali tidak berhenti. Staf di sana tetap bekerja seperti biasa.
Di sisi lain, warga yang lain pun tampak berusaha menjalani hari. Mereka masih beraktivitas, meski harus menerobos genangan air yang menggenang di depan rumah masing-masing. Kehidupan, rupanya, harus terus berjalan walau di tengah banjir.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Rp33.000 per Gram
Masjid Istiqlal Houston Jadi Pusat Ukhuwah bagi Muslim Multikultural di Ramadan
Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama
Valverde Cetak Gol Telat, Real Madrid Taklukkan Celta Vigo 2-1