Kabupaten Donggala diguyur hujan yang tak kunjung reda sepanjang Minggu (11/1). Dampaknya langsung terasa: banjir menerjang Desa Labuan Kungguma dan Labuan Lumbubaka. Air sungai yang meluap tak hanya menggenangi permukiman, tapi juga merusak infrastruktur vital.
Dua jembatan penghubung desa dilaporkan putus diterjang arus. Situasinya cukup parah.
Menurut keterangan resmi BPBD Sulawesi Tengah yang diunggah di Instagram, hujan deras itulah biang keroknya.
"Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan air sungai meluap. Kejadian ini mengakibatkan jembatan penghubung Desa Labuan Kungguma dan Desa Wani 3 terputus,"
Tak cuma itu. Mereka juga menambahkan,
"Desa Labuan Lumbubaka jembatan gantung menuju Desa Labuan Toposo terputus."
Dari video yang beredar, suasana saat kejadian benar-benar mencemaskan. Aliran sungai terlihat sangat deras dan keruh, membawa serta kayu dan material lain. Hujan masih terlihat turun dengan intensitas tinggi, memperburuk kondisi yang sudah kacau.
Namun begitu, ada kabar yang sedikit melegakan. Menurut BPBD Sulteng, air banjir kini sudah mulai surut. Para warga pun berangsur pulang, berusaha membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa lumpur dan kerusakan. Tapi masalah belum sepenuhnya berakhir.
Jembatan yang putus itu masih sama sekali tidak bisa dilintasi. Ini tentu menghambat mobilitas warga.
BPBD menegaskan, bantuan mendesak sangat dibutuhkan saat ini.
"Kebutuhan mendesak berupa pembuatan jembatan darurat dan logistik,"
Jadi, meski genangan air sudah hilang, pekerjaan pemulihan pascabencana ini masih panjang. Warga harus berjuang dengan infrastruktur yang rusak, sambil berharap bantuan segera datang.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Kecam Pembiarkan Thalia Live Baca Komentar, Khawatirkan Lingkungan Tumbuh Anak
Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Mentan Amran Stabilkan Harga Sawit, Telur, dan Ayam
Mahfud MD Desak Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis Dirombak Total Usai Tiga Petinggi BGN Ditangkap
PSM Makassar Tunjuk Kembali Darije Kalezic sebagai Pelatih Kepala untuk Musim 2026/2027