Seragam Kekecilan, Semangat Membara: Kisah Sukses Sekolah Rakyat Banjarbaru

- Minggu, 11 Januari 2026 | 13:54 WIB
Seragam Kekecilan, Semangat Membara: Kisah Sukses Sekolah Rakyat Banjarbaru

"Ada juga anak yang kelas 1 SMA tapi belum bisa baca, bahkan belum bisa menulis," papar Gus Ipul. "Mereka ini mendapatkan bimbingan khusus, dan dalam waktu tiga sampai empat bulan mereka sudah mulai lancar membaca."

Hebatnya, semangat belajar mereka justru menggebu. Mereka sampai meminta novel-novel untuk dibaca, sebuah permintaan yang mungkin tak terbayangkan beberapa bulan sebelumnya.

Perubahan lain yang tak kalah penting datang dari laporan para orang tua. Saat liburan semester tiba, anak-anak pulang dengan sikap yang berbeda. Menurut sejumlah laporan, mereka tampak lebih disiplin, rajin bangun pagi, dan yang paling menyentuh, lebih optimis dan bersemangat.

"Ada sesuatu yang membuat orang tua bangga," ungkap Gus Ipul tentang momen itu.

Program Sekolah Rakyat sendiri adalah gagasan Presiden Prabowo yang dikelola Kemensos. Sasaran utamanya adalah keluarga dari kalangan ekonomi terbawah. Konsepnya full, pendidikan berasrama 24 jam dengan pendampingan penuh. Dari cerita Gus Ipul, sepertinya formula ini mulai menunjukkan dampaknya, bukan hanya di rapor, tapi juga di kehidupan nyata para siswa.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar