Sabtu sore (10/1/2026) sekitar pukul setengah lima, warga di seputaran Kuta Selatan, Badung, merasakan guncangan. Gempa bumi kembali terjadi di Bali. Menurut data BMKG, episentrumnya terletak di laut, sekitar 71 kilometer arah barat daya dari Kuta Selatan.
Kekuatannya Magnitudo 4,5. Cukup signifikan. Pusat gempa sendiri berada di kedalaman 34 kilometer, tergolong gempa dangkal yang biasanya lebih terasa getarannya.
Koordinat persisnya di 9,26 Lintang Selatan dan 114,78 Bujur Timur. Getaran itu ternyata tak hanya dirasakan di Badung. Laporan BMKG menyebutkan guncangan dengan skala MMI II-III tercatat di Kuta. Bahkan, getaran skala MMI II menjangkau hingga Jembrana.
"Gempa (UPDATE) Mag:4.5, 10-Jan-26 16:34:07 WIB, Lok:9.26 LS, 114.78 BT (Pusat gempa berada di laut 71 km barat daya Kuta Selatan), Kedlmn:34 Km Dirasakan (MMI) II-III Kuta, II Jembrana,"
Untungnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan tentang kerusakan bangunan atau korban jiwa. Situasi tampaknya terkendali. Namun begitu, imbauan tetap disampaikan. BMKG meminta masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada. Gempa susulan selalu mungkin terjadi.
BMKG juga menyisipkan catatan penting. Informasi yang dirilis ini masih bersifat awal. Bisa saja ada perubahan data seiring dengan pemrosesan yang lebih lengkap nantinya.
Artikel Terkait
Iran di Ambang Perubahan: Dari Protes Ekonomi ke Gugatan Sistem
Di Gereja Baciro, Perbedaan Ditangguhkan untuk Doa Bersama
Iran Gelap, Jalanan Membara: Protes Anti-Rezim Berkobar Meski Internet Dipadamkan
Ketika Amerika dan Rusia Berbenturan, Sudah Siapkah Indonesia Hadapi Dampaknya?