Di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menyampaikan permintaan langsung: hentikan pertempuran. Konflik yang dimaksud adalah antara pasukan pemerintah Suriah dan kelompok Kurdi, atau yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Situasinya memang rumit. Bagaimana tidak? Amerika Serikat sendiri punya hubungan yang cukup baik dengan kedua kubu yang sedang berhadap-hadapan itu.
“Kelompok Kurdi dan pemerintah Suriah, seperti yang Anda ketahui dengan baik, kami berhubungan baik dengan keduanya,” ujar Trump kepada para wartawan, Sabtu (10/1).
“Mereka telah menjadi musuh alami selama bertahun-tahun, tapi kami menjalin hubungan baik dengan keduanya. Dan kami ingin melihat Suriah berhasil,” sambungnya.
Pernyataannya itu jelas ingin menekankan posisi AS yang agak unik di tengah konflik berkepanjangan. Namun begitu, fokus utamanya adalah menghentikan kekerasan yang baru saja meledak, khususnya di wilayah Aleppo. Menurut Trump, situasi sebelumnya terlihat mulai mengarah pada hal yang positif.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Segera Temui Putin untuk Perkuat Kerja Sama Bilateral
Mahasiswa Calon Pastor Hilang Tenggelam di Danau Toba, Pencarian Berlanjut
Pertamina Menanggung Beban Rp60 Triliun per Bulan Akibat Harga BBM yang Ditahan
Islah Bahrawi Kritik Kebijakan Prabowo yang Dinilai Jauh dari Janji dalam Buku Paradoks Indonesia