Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang

- Senin, 13 April 2026 | 16:35 WIB
Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang

Ombak di Pantai Cibobos, Kabupaten Pandeglang, ternyata tak bersahabat. Seorang warga negara China, SA Nuhai (41 tahun), dilaporkan hilang terseret gelombang. Usaha pencarian pun segera digelar.

Sayangnya, kabar yang datang bukanlah kabar baik. Setelah operasi pencarian hari kedua, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengonfirmasi hal itu pada Senin (13/4/2026).

"Dalam operasi pencarian hari kedua, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,"

katanya kepada para wartawan.

Operasi penyelamatan itu sendiri digarap serius. Tim SAR gabungan tak hanya menyisir area darat dan perairan, mereka juga memanfaatkan teknologi. Sebuah drone thermal dikerahkan, alat yang bisa mendeteksi panas tubuh dari jarak jauh.

Dan upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul sembilan pagi, drone tersebut menangkap sesuatu di perairan. Dari rekaman yang ada, terlihat sebuah jasad terapung, sekitar empat kilometer dari pantai.

Mendapat laporan itu, petugas yang sudah siaga di perairan langsung bergerak mendekat. Mereka pun berhasil mengangkat jasad korban dan membawanya ke RSUD Malingping untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,"

Rizky Dwianto menambahkan.

Dengan penemuan ini, proses pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat kemudian diperintahkan untuk kembali ke satuan asal masing-masing.

Sebelumnya, pada Minggu (12/4), laporan tentang kejadian ini pertama kali masuk. SA Nuhai, WNA asal China yang berdomisili di Jakarta Barat itu, dilaporkan hilang di Pantai Cibobos, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara. Saat itu, statusnya masih "dalam pencarian".

Kini, semua sudah berakhir. Laut kembali tenang, meninggalkan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar