Target BEI 2026: Laba Bersih Tembus Rp300 Miliar, Ini Strategi Rahasianya

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:35 WIB
Target BEI 2026: Laba Bersih Tembus Rp300 Miliar, Ini Strategi Rahasianya
BEI Targetkan Laba Bersih Rp300,81 Miliar di 2026, Tumbuh 18%

BEI Targetkan Pertumbuhan Laba 18 Persen dan Pendapatan Rp1,94 Triliun di 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan target ambisius untuk tahun 2026. Melalui Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026, BEI memproyeksikan laba bersih akan tumbuh 18,02 persen menjadi Rp300,81 miliar.

Target keuangan BEI ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 29 Oktober 2025. Tidak hanya laba, BEI juga memproyeksikan pendapatannya akan naik 9,54 persen menjadi Rp1,94 triliun.

Rincian Target Keuangan BEI 2026

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, membeberkan rincian proyeksi tersebut. Laba sebelum pajak ditargetkan meningkat 16,3 persen menjadi Rp379 miliar. Sementara dari sisi efisiensi, cost to income ratio diproyeksikan turun menjadi 80,5 persen, lebih baik dari rata-rata lima tahun terakhir yang sebesar 81,3 persen.

“Dari sisi laba bersih, proyeksi laba bersih di 2026 naik 18 persen menjadi Rp300,8 miliar,” jelas Iman dalam konferensi pers di Jakarta.

Target Aset dan Ekuitas BEI

BEI juga menargetkan pertumbuhan di sisi kekayaan perusahaan. Total aset diproyeksikan naik 4,56 persen menjadi Rp7,49 triliun, dengan total ekuitas yang tumbuh 4,5 persen menjadi Rp6,41 triliun.

“Dengan cash meningkat 8 persen menjadi Rp3,4 triliun,” tambah Iman.

Strategi Jangka Menengah BEI

Arah kebijakan keuangan BEI untuk 2026 ini disusun selaras dengan implementasi Master Plan BEI 2026–2030. Master plan tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan pasar dan efisiensi operasional.

Rencana ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah BEI untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi produk serta layanan di pasar modal Indonesia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar