Tito Karnavian Pimpin Rapat Darurat, Petakan Pemulihan Pascabencana di Tiga Provinsi

- Jumat, 09 Januari 2026 | 12:06 WIB
Tito Karnavian Pimpin Rapat Darurat, Petakan Pemulihan Pascabencana di Tiga Provinsi

Mendagri Tito Karnavian langsung tancap gas. Tak lama setelah ditunjuk Presiden Prabowo sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar, ia segera bergerak memetakan persoalan di lapangan. Langkah pertama? Mengumpulkan para pimpinan kunci di Jakarta.

Pertemuan digelar di Kantor Kemendagri, Kamis lalu. Tito duduk bersama Menko PMK Pratikno, Menteri PU Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Tampubolon. Agenda utamanya sederhana: membaca situasi terkini.

“Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini,” ujar Tito.

“Setelah tanggap darurat, beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan untuk 15 hari ke depan.”

Dari paparannya, bencana ini menyentuh 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi. Sejak awal, respons tanggap darurat digelar besar-besaran. Pemerintah pusat dan daerah bahu-membahu membuka akses jalan, mendirikan jembatan darurat, serta menjamin layanan kesehatan dan kebutuhan pokok warga. Upaya itu tak sia-sia.

Menurut Tito, sebagian besar dari 52 wilayah itu kini menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tanda-tanda pemulihan mulai terlihat: roda pemerintahan daerah berjalan lagi, jalan-jalan utama sudah bisa dilewati, layanan dasar seperti sekolah dan puskesmas beroperasi, dan perlahan aktivitas ekonomi warga bergeliat.

Namun begitu, bukan berarti semua masalah selesai. Tito menyadari betul, masih ada titik-titik yang membutuhkan perhatian ekstra. Di Aceh contohnya, dari 18 kabupaten/kota terdampak, tujuh di antaranya masih jadi fokus penanganan serius. Kondisi serupa terjadi di Sumut dan Sumbar. Meski mayoritas wilayah sudah memasuki fase pemulihan, beberapa kantong tertentu masih berjuang, tergantung tingkat kerusakan yang diterima.


Halaman:

Komentar