Keluarga Arya Daru Tolak Vonis Bunuh Diri, Soroti Bukti yang Hilang dan Hotel Misterius

- Jumat, 09 Januari 2026 | 11:18 WIB
Keluarga Arya Daru Tolak Vonis Bunuh Diri, Soroti Bukti yang Hilang dan Hotel Misterius

Keluarga Arya Daru Pangayunan jelas kecewa berat. Polda Metro Jaya baru saja menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat Kemlu itu. Padahal, menurut mereka, masih banyak jalan yang belum dijelajahi.

Penasihat hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, menyayangkan keputusan itu. Menurutnya, polisi punya pintu masuk yang jelas untuk menguak misteri ini, tapi malah diabaikan.

"Waktu audiensi dengan Polda, kami sudah tunjukin satu hal," kata Nicholay, Jumat (9/1).

"Kami bilang, soal check-in hotel yang 24 kali itu harusnya jadi titik awal. Dalam kasus kematian tak wajar, kan biasa dicari orang terdekat korban sebelum kejadian. Itu logika dasar penyelidikan," ujarnya menegaskan.

Ia mengungkap kronologi singkat. Arya Daru meninggal pada 8 Juli 2025. Sehari sebelumnya, 7 Juli, ia tercatat bersama seorang wanita berinisial V dan pria berinisial D di sebuah hotel.

"Nah, itu yang harus dikembangkan! Apalagi dengan catatan check-in yang berkali-kali bersama V. Pemeriksaan terhadap wanita ini harus lebih mendalam. Apa kaitannya dengan kematian? Ada benang merah atau tidak?" tegas Nicholay.

Tak Hanya Itu, Banyak Kejanggalan Lain

Masalahnya berlarut-larut. Keluarga juga mempertanyakan hilangnya barang bukti lakban dari TKP. Nicholay menyebut, lakban itu langsung digunting saat olah TKP dan kini entah ke mana.

"Yang dihadirkan malah lakban baru. Itu pun diserahkan oleh istri almarhum ke penyelidik. Lakban aslinya hilang," katanya dengan nada frustrasi.


Halaman:

Komentar