Jakarta punya target terkait pembangunan kompleks haji di Makkah. Pemerintah berharap proyek besar ini bisa berjalan sesuai rencana. Menteri Haji dan Umrah, Mohammad Irfan Yusuf, tampak optimis. Ia menyebut, sebagian menara di kompleks itu mungkin sudah bisa dipakai jamaah pada musim haji 2028.
"Harapannya, pada 2028 sebagian tower sudah bisa difungsikan," ujar Irfan di Jakarta, Kamis kemarin.
Pernyataan itu disampaikannya kepada media, termasuk Antara. Memang, proyek yang dikenal sebagai Kampung Haji Indonesia ini tak akan selesai dalam waktu singkat. Butuh lebih dari setahun, katanya. Namun begitu, target 2028 untuk beberapa fasilitas utama dinilai cukup realistis.
Soal pengelolaan, proyek ini sepenuhnya ada di tangan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Mereka yang urus anggarannya. Nantinya, Kementerian Haji dan Umrah akan bertindak sebagai pengguna fasilitas yang dibangun.
Dan menurut Irfan, urusan dana bukan masalah serius. Danantara dinilai punya kemampuan finansial yang mumpuni. Ditambah lagi, pemerintah Arab Saudi juga memberikan dukungan penuh buat pembangunan kompleks ini.
Artikel Terkait
Iran Klaim Campur Tangan Asing, 51 Korban Jiwa Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa
Isu Kabur dan Aset Miliaran: Mengapa Narasi Pelarian Khamenei Tak Menyentuh Realitas?
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak
Poligami Dihukum Lebih Berat, Kohabitasi Diringankan: Paradoks KUHP Baru