"7.500 porsi ini kami siapkan untuk para korban prioritas di wilayah Sungai Tabuk agar kebutuhan pangan mereka terpenuhi," kata Achmadi.
Ia menegaskan bahwa bantuan itu difokuskan untuk mereka yang mengungsi di posko-posko. Upaya maksimal terus dilakukan, meski situasinya memang tidak mudah.
Dan masalahnya ternyata kian meluas. Bukan cuma Sungai Tabuk yang terendam. Data terbaru menunjukkan banjir kini sudah merambah 12 kecamatan di Kabupaten Banjar. Sekitar 133 desa terendam air, dengan ketinggian di beberapa tempat mencapai satu meter. Bayangkan, hidup dengan air setinggi itu.
Korban yang terdampak langsung tercatat mencapai 3.149 jiwa. Di tengah kondisi seperti ini, petugas gabungan masih terus berjibaku. Tugas mereka ganda: mengevakuasi warga yang masih terisolasi sekaligus mendistribusikan logistik ke daerah-daerah yang sulit dijangkau karena debit air yang masih tinggi. Perjuangan mereka, dan para pengungsi, tampaknya masih akan berlanjut.
Artikel Terkait
BAZNAS Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 per Jiwa untuk Ramadan Tahun Ini
Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Luncurkan Kolom Abu 600 Meter
Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions Usai Ditaklukkan Bodo/Glimt di San Siro
Persebaya Vs PSM Makassar: Duel Sengit Dua Raksasa di Markas Bajul Ijo