Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian punya rencana menarik untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera. Ia akan mengerahkan siswa sekolah kedinasan. Menurutnya, langkah ini bisa menjadi solusi yang efektif untuk tiga provinsi yang terdampak.
"Kementerian KKP, saya juga mengucapkan terima kasih KKP karena akan mengirimkan 2.000 dari siswa sekolah kedinasan KKP dari 6.000. Jadi 6.000 itu, 2.000 mau dikirim,"
Ucap Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis lalu.
Rupanya, penugasan ini bukan sekadar bantuan biasa. Tito menjelaskan bahwa kegiatan ini akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sebagai pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Jadi, para siswa bisa langsung belajar sambil berkontribusi di lapangan.
"Misalnya KKP, tambak-tambak yang mungkin rusak, daerah pesisir yang mungkin rusak, itu mempraktikkan,"
tuturnya lagi.
Tak cuma dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, mantan Kapolri itu berencana mengajak lebih banyak sekolah kedinasan lain untuk turut serta. Semakin banyak tenaga, menurutnya, proses rehabilitasi akan berjalan lebih cepat.
"Makin banyak makin bagus, makin cepat juga akan bisa bersih dan bisa beroperasional semuanya,"
tegas Tito.
Sebenarnya, langkah serupa sudah mulai dijalankan. Sejumlah praja dari IPDN Kemendagri telah lebih dulu diterjunkan ke Aceh. Tugas mereka fokus pada pemulihan layanan publik di daerah-daerah yang porak-poranda.
Jadi, ke depan, kita mungkin akan melihat lebih banyak lagi wajah-wajah muda dari kampus kedinasan turun langsung ke lokasi bencana. Sebuah upaya yang diharapkan bisa memulihkan daerah sekaligus memberi pengalaman berharga bagi para siswa.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday