Menurutnya, ini bukan sebuah langkah yang tiba-tiba. Komisi III sudah beberapa kali menggelar forum serupa, mendengar bukan hanya dari ahli, tapi juga keluhan langsung dari masyarakat.
Sekitar pukul setengah sepuluh pagi, suasana mulai serius. Habiburokhman lantas mempersilakan Muhammad Rullyandi untuk pertama kali menyampaikan pandangannya.
Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berjalan. Diskusi masih terus bergulir, mencari titik terang untuk reformasi yang sudah lama dinanti.
Artikel Terkait
Brimob Tembak Warga di Tambang Ilegal Bombana, Empat Personel Diperiksa Propam
Iran Padamkan Internet, Tuding AS dan Israel Picu Kerusuhan dari Aksi Damai
Dentuman Kembali di Aleppo, 22 Nyawa Melayang dalam Bentrokan
Gaji Dua Digit: Simbol Prestasi atau Jerat Kecemasan?