Di tengah ramainya kabar soal penyebaran "super flu", Kementerian Kesehatan punya pesan utama untuk publik: kuncinya ada di diri kita sendiri. Tepatnya, pada seberapa kuat pertahanan alami tubuh kita.
Hal ini ditekankan oleh Aji Rokomyanmas, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, dalam sebuah pertemuan di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu lalu. Menurutnya, kondisi tubuh yang prima adalah benteng pertama yang harus kita jaga.
“Jadi begini, menurut kami pertahanan terbaik adalah imunitas tubuh yang harus diperkuat,” ujar Aji.
“Jadi anak-anak, siapa pun itu dewasa maupun lansia perkuatlah pertahanan tubuh dengan imunitas yang baik.”
Caranya? Gak rumit-rumit amat. Pola hidup sehat biasa saja. “Makan bergizi, istirahat cukup,” sambungnya. Soal vaksin, ia menyebut itu boleh saja, tapi sifatnya opsional. Tidak diwajibkan.
“Jadi tidak wajib. Vaksin boleh untuk kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan tenaga kesehatan,” tuturnya.
Nah, pesan penting lainnya: jangan paksakan diri. Kalau badan sudah terasa tak enak, lebih baik istirahat di rumah. “Kalau memang sakit, sebaiknya tetap di rumah, pakai masker, terapkan etika batuk dan bersin,” jelas Aji.
“Kalau sudah berat, sakitnya lebih dari dua atau tiga hari, segera periksa ke dokter atau fasilitas kesehatan.”
Artikel Terkait
Bos Kejahatan Cyber Chen Zhi Diekstradisi dari Kamboja, Aset Triliunan Rupiah Disita
Perselingkuhan Berulang: Kapan Batas Kesabaran dalam Rumah Tangga?
Prabowo Tegaskan Bonus Rp 456 Miliar untuk Atlet SEA Games Bukan Upah, Melainkan Tabungan Masa Depan
Perutmu Bisa Jadi Korban dari Terlalu Banyak Baca Berita Politik