Di tengah acara Panen Raya di Karawang, Rabu lalu, Presiden Prabowo Subianto punya pesan tegas. Ia mendorong Jaksa Agung ST Burhanuddin dan jajarannya untuk lebih gencar lagi menindak koruptor. Alasannya sederhana tapi mendasar: kebocoran anggaran negara masih terus terjadi, dan itu harus dihentikan.
Prabowo awalnya mengajak seluruh jajarannya untuk kompak. Suasana di lokasi cukup hangat, tapi nada suaranya serius.
"Para pejabat, para pemimpin, rekan-rekan saya, pembantu-pembantu saya, saya minta dukunganmu. Mari kita bersatu, mari kita kompak. Kita lawan korupsi, kita berantas penyelewengan, kita tegakkan hukum. Jangan ragu-ragu. Jangan ragu-ragu,"
tegasnya.
Ia lantas menyentuh satu capaian konkret yang sudah diraih. Jaksa Agung dan timnya berhasil menyita 4 juta hektare lebih lahan sawit ilegal yang berada di kawasan hutan. Namun begitu, Prabowo merasa itu belum cukup. Ia mendorong agar langkah serupa diperbanyak.
"Kita sudah menguasai, sudah sita 4 juta hektare kebun kelapa sawit yang melanggar hukum, sudah kita sita. Jampidsus bener? Jaksa Agung? Dan tahun 2026 mungkin kita akan sita tambahan 4 atau 5 juta (hektare),"
Artikel Terkait
Malam Magrib di Sumber: Eggi Sudjana Menyerah di Bawah Bukti 723 Dokumen
Keluarga Arya Daru Tolak Vonis Bunuh Diri, Soroti Bukti yang Hilang dan Hotel Misterius
Wamensos Agus Jabo Serukan Persatuan di Haul Diponegoro, Ingatkan Jati Diri Bangsa
Longsor Tutup Jalur Favorit Pendaki Gunung Papandayan