"Kursi ini diduga digunakan korban untuk memanjat, sebelum akhirnya tercebur," kata Sri.
Ia menambahkan, "Langkah ini kami lakukan untuk memastikan kronologi kejadian serta faktor-faktor yang menyebabkan peristiwa tersebut terjadi."
Namun begitu, ada cerita lain yang mengemuka dari para tetangga. Menurut sejumlah saksi, sebelum AC jatuh, sempat terdengar suara cekcok antara orang tuanya. Suara yang cukup keras hingga menarik perhatian.
Proses pengamanan anak-anak pun tak mulus. Saat akan dibawa ke rumah aman, sang ibu muncul dan menyatakan keberatan keras. Keberatan itu bahkan dituangkan dalam surat tertulis bermeterai, disaksikan Ketua RT dan beberapa warga.
Melihat kondisi itu, polisi akhirnya hanya bisa memberikan imbauan. Mereka meminta orang tua, terutama sang ibu, untuk jauh lebih memperhatikan pengasuhan. Jangan sampai anak-anak ditinggal tanpa pengawasan dewasa. Harapannya, kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari.
Artikel Terkait
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat
Ayah di Batam Diduga Setubuhi Anak Kandungnya Sejak Usia 7 Tahun
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya