Kalimat itu meluncur dari Presiden Prabowo Subianto, bukan di ruang rapat yang serius, melainkan di tengah kemeriahan Perayaan Natal Nasional 2025. Acara yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin malam (5/1/2026) itu, justru menjadi panggung baginya untuk menyentil sebuah fenomena yang kerap kita jumpai.
Ya, fenomena para ‘pakar’ yang dengan mudahnya berkomentar di berbagai platform.
Menurut Prabowo, banyak dari mereka yang sekadar asal bicara. Sindirannya terasa cukup personal. Ia mengaku kerap menemukan orang-orang yang mengklaim paham betul jalan pikirannya.
Ucapnya disambut riuh hadirin. Ia lalu menirukan omongan para ‘pakar’ itu: soal konflik internal, ini-itu. “Senangnya ramai, gaduh, padahal nggak ada saudara-saudara,” tambahnya, melepas senyum.
Artikel Terkait
Prabowo Canangkan Pengembangan Avtur dari Sawit dan Jelantah
Dominasi 61 Tahun Golkar di Sulsel Terpatahkan, Nasdem Jadi Pemenang Pemilu 2024
Gencatan Senjata AS-Iran Goyah, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
Waterboom Grand Mall Maros Tawarkan Wahana Air Terjangkau di Dekat Makassar