Suasana di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (5/1) lalu cukup hangat. Presiden Prabowo Subianto tampil di acara Natal Nasional 2025 dengan pidato yang santai, diselingi canda khasnya. Ia terlihat menikmati momen itu.
Di hadapan para hadirin, Prabowo berkelakar tentang keistimewaan seorang presiden yang sedang berdiri di podium. "Dan saudara-saudara, ini saya menggunakan kesempatan ini," ujarnya, "mumpung dikasih podium, kan kita."
Suaranya lantas terdengar lebih jenaka. "Karena ada podium dan saya presiden, saudara terpaksa dengar, bener kan? Panitia nggak berani ingatkan saya, 'Waktu, Pak!' Pokoknya ini podium, ya suka presiden berapa lama."
Ia lalu menyapa audiens dengan canda. "Masih kuat denger saya? Mau kuat nggak kuat, saudara harus dengerin saya itu."
Tak hanya bercanda, Prabowo juga menyentuh sisi pribadinya. Dalam pidato tersebut, ia mengungkap latar belakang keluarganya yang sebagian beragama Nasrani. Pengalaman masa kecilnya di sekolah Kristen, menurutnya, memberinya pemahaman yang cukup baik.
Artikel Terkait
Pasca-Bencana, Pembersihan Kompleks Perkantoran Aceh Tamiang Capai 30 Persen
Status Anak Asuh Arkana Tak Tersentuh Putusan Perceraian Ridwan Kamil-Atalia
JPU Tolak Eksepsi Nadiem, Tuntut Sidang Lanjut di Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 Triliun
Prabowo: Prestasi Atlet di SEA Games 2025 Cermin Kekuatan Bangsa