Tak lupa, ia menyelipkan kritik pedas terhadap langkah pemerintahnya sendiri. Baginya, operasi ini jelas melampaui batas.
"Bagaimanapun, menyerang sebuah negara berdaulat adalah tindakan perang dan melanggar hukum federal dan internasional,"
ucapnya tegas.
Dengan situasi yang memanas, Mamdani mengalihkan perhatian pada keamanan warganya. Puluhan ribu imigran asal Venezuela yang menetap di New York menjadi salah satu prioritasnya. Ketegangan bisa muncul di mana saja.
"Fokus saya adalah keamanan mereka, dan keamanan setiap warga New York. Kami akan terus memonitor situasi dan menyampaikan arahan-arahan yang relevan,"
tutupnya. Kota yang tak pernah tidur itu kini menyaksikan sebuah drama geopolitik yang nyata, tepat di pelatarannya sendiri.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%
Pengamat: Iran Berjuang Pertahankan Martabat, Dukungan Internal Menguat
Jenazah Lansia Pemulung Ditemukan dalam Reruntuhan Gubuk Terbakar di Antang
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek