Tak lupa, ia menyelipkan kritik pedas terhadap langkah pemerintahnya sendiri. Baginya, operasi ini jelas melampaui batas.
"Bagaimanapun, menyerang sebuah negara berdaulat adalah tindakan perang dan melanggar hukum federal dan internasional,"
ucapnya tegas.
Dengan situasi yang memanas, Mamdani mengalihkan perhatian pada keamanan warganya. Puluhan ribu imigran asal Venezuela yang menetap di New York menjadi salah satu prioritasnya. Ketegangan bisa muncul di mana saja.
"Fokus saya adalah keamanan mereka, dan keamanan setiap warga New York. Kami akan terus memonitor situasi dan menyampaikan arahan-arahan yang relevan,"
tutupnya. Kota yang tak pernah tidur itu kini menyaksikan sebuah drama geopolitik yang nyata, tepat di pelatarannya sendiri.
Artikel Terkait
Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah, Tiga Warga Masih Dicari
Didu Bongkar Pesan Keras di Balik Penangkapan Wartawan Royman di Morowali
Janji Donatur Menguap, Warga Gari Bangun Masjid dengan Semangat Gotong Royong
Prabowo Sebut Masa Jadi Menhan Era Jokowi Seperti Magang Politik